| Home | Book-Literature | Inspiring-Religion | Economy-Business | Social-Cultural-Languange | Politics-Conspiracy | Health-Sport | Music-Movie | Femininity-Parenting |
Showing posts with label true story. Show all posts
Showing posts with label true story. Show all posts

Sunday, 9 October 2016

KISAH INSPIRATIF NILAM SARI, FOUNDER KEBAB TURKI BABA RAFI



WOMENPRENEUR: MY LIFE, MY STORY, MY BABARAFI (BY NILAM SARI)



Catatan pribadi seorang perempuan muda bernama Nilam Sari yang sukses mengembangkan bisnisnya hingga memiliki 1200 outlet di 8 negara.

Nama “KEBAB TURKI BABA RAFI” tentu sudah tak asing lagi di telinga kita, apalagi bagi yang suka makan, penjelajah kuliner atau culinair hunter.

Nilam Sari adalah foundernya. Bersama suaminya Hendy Setiono, Nilam membangun bisnis “BABARAFI”.

Kini melalui Kebab Turki Baba Rafi, mereka telah berhasil memiliki sekitar 1200 outlet di seluruh Indonesia, Malaysia, Filipina, Tiongkok, Srilanka, Brunei Darussalam, Singapura, dan Eropa. WOW!

Beberapa penghargaan yang berhasil didapat pengusaha kelahiran Jakarta, 25 November, 35 tahun lalu ini antara lain:

1. 2nd Winner of "Indonesia Women Entrepreneur Award" by Info Franchise

2. 1st Winner of "Indonesia Woman Future Leader" by SWA Magazine (2010)

3. Invited Participant of The 2010 Changing Faces Women's Leadership Program

4. "Woman as Innovator Entrepreneur: Generating Economic Growth and Job Creation" held in Honolulu, Hawai (2010)
5. Winner of "Manggo Woman on Top" by Mango

6. Keynote Speaker at Singapore Human Capital Summit 2011 on "Accelerating Leadership Development in Asia Pasific" topic in Singapore

7. Speaker of "Project Connect: Southeast Asia Entrepreneur Forum" by @america US Embassy
8. Keynote Speaker of "Catalyze Your Dream" by US Embassy

9. Peserta dalam program World Enterpreneur by Ernst and Young 2014 di Monaco

10. Peserta Ernst and Young 2014 - Strategic Growth Forum events di Shangha

Impressive bukan?!
Ingin tahu bagaimana Nilam Sari bisa meraih semua itu?

Temukan kisah selengkapnya di E-Book WOMANPRENEUR: MY LIFE, MY STORY, MY BABARAFI
Sebuah e-book setebal 213 halaman berisi perjalanan hidup Nilam Sari yang dikemas dalam bentuk cerita sehingga menarik untuk dibaca.

Karena pembaca diajak untuk ikut merasakan lika-liku, perjuangan dan kebahagian yang dirasakan Nilam Sari sebagai seorang womanpreneur.

Tak hanya itu, pembaca juga akan mendapatkan ilmu-ilmu bisnis berikut ini dari beliau:

1. Bagaimana memulai bisnis dengan kemungkinan sukses lebih besar?

2. Bagaimana membangun bisnis yang seharusnya?
3. Bagaimana seharusnya mengelola uang?

4. Bagaimana memulai investasi yang benar?
5. Bagaimana memiliki bisnis hingga 1200 cabang lebih?
6. Bagaimana go international?

7. Bagaimana membangun jaringan bisnis hingga mancanegara?
8. Apa yang harus disiapkan untuk membuka cabang di luar negeri?
9. Bagaimana mendapatkan penghargaan hingga di luar negeri?

10. Bagaimana merekrut tim yang tepat untuk melejitkan bisnis kita?
11. Bagaimana membangun tim dan mengelola 1100 karyawan?
12. Bagaimana mengelola dan menyikapi kerugian milyaran rupiah?

13. Bagaimana menyikapi dan mengelola hutang puluhan milyar?
14. Bagaimana recovery bisnis bangkit dari hutang puluhan milyar?
15. Bagaimana menyikapi peluang bahkan dari pengusaha papan atas?

16. Kapan dan bagaimana kita membuat bisnis baru?
Dan beberapa ilmu lain bernilai ratusan milyar.
TUNGGU APALAGI, SEGERA DAPATKAN E-BOOKNYA DI SINI!

Friday, 30 January 2015

ATAS NAMA KEHORMATAN (DESHONORE)



       “Atas Nama Kehormatan”, buku ini  dapat membakar semangat untuk bangkit dari keterpurukan dan memberi inspirasi orang-orang lain terutama perempuan khususnya bagi korban ketidakadilan dan kekerasan ataupun pengekangan, baik secara fisik maupun psikologis. Buku ini diterbitkan oleh Pustaka Alvabet berisi 204 halaman dengan ukuran 12,5x20 cm. Cerita dipaparkan oleh Mukhtar Mai (kakak perempuan yang dihormati) dan ditulis dengan bantuan Marie-Therese Cuny, seorang penulis yang sudah lama memperjuangkan hak-hak perempuan. Buku yang terbit pertama kali di Prancis 12 Januari tahun 2006 dengan judul “Deshonore” (Oh! Edition) dan kemudian pada 31 Oktober tahun yang sama dirilis di AS dengan judul “In The Name of Honor” ini merupakan sebuah memoar (true story) inspirasional dan menggugah tentang perjuangan seorang perempuan dalam menghadapi ujian yang sangat berat dalam hidupnya. Bagi perempuan manapun, peristiwa yang dihadapi Mukhtar Mai (MM) merupakan kisah tragis yang sulit dijalani, diingat, diceritakan. Namun demi keadilan, kehormatan serta harapan untuk kebaikan perempuan lain di seluruh dunia ini, MM, seorang perempuan Pakistan berani membuka lukanya dan menceritakan “kejahatan kehormatan” yang dialaminya yang merupakan aib baginya dan keluarganya, juga telah mencoreng kehormatan hukum/ pengadilan negeri pecahan India itu.

        Mukthar Mai (MM) bernama asli Mukhtaran Bibi. Nama populer Mukhtar Mai yang berarti “kakak perempuan yang dihormati” didapatkannya dari perjuangan berat nan panjang yang telah dilakukannya selama ini. MM adalah janda tanpa anak berusia 32 tahun yang merupakan anak seorang petani miskin. Beliau tinggal di Meerwala, sebuah desa kecil di selatan Punjab yang berdekatan dengan perbatasan India. Pada bulan Juni 2002 MM diperkosa oleh empat orang laki-laki dari suku klan Mastoi di desanya. Perkosaan tersebut adalah hukuman adat atas “kejahatan susila” yang dituduhkan terhadap adik laki-lakinya bernama Abdul Syakur yang baru berusia 12 tahun. Syakur difitnah telah melakukan zina (ziadti) dengan perempuan bernama Salma berusia lebih tua darinya (sekitar 27 tahun) yang merupakan anak dari suku Mastoi yang berkasta lebih tinggi. Syakur telah ditahan polisi. Sedang MM terpaksa harus menjalani hukuman untuk menebus kehormatan keluarganya yang bersuku Gujar, kasta lebih rendah dari Mastoi. Di depan pengadilan adat Dewan Jirga, MM bertekuk lutut meminta belas kasihan atas nama keluarganya dan memohon agar adiknya dibebaskan. Namun ternyata apa yang dilakukan MM justru mendapat tanggapan berupa tindakan bringas dari empat laki-laki Mastoi. MM diseret ke sebuah gubuk kemudian ditelanjangi dan disetubuhi secara paksa. Setelah diperkosa tubuh MM dibiarkan begitu saja tergeletak seorang diri di luar gubuk dengan setengah telanjang karena hanya dibalut pakaian yang telah terkoyak-koyak. Ratusan pasang mata penduduk desa yang melihatnya hanya diam tak berbuat-buat apa. MM hanya dapat menangis dan menjerit dalam hati, menahan sakit, malu dan marah.

        Pengalaman pahit MM ini telah mengundang banyak perhatian dari kalangan jurnalis juga aktivis perempuan serta pembela hak asasi manusia. MM dengan sangat berani berjuang melawan penindasan di desanya di mana itu justru difasilitasi atau dilindungi oleh dewan adat. Kebanyakan perempuan yang menjadi korban pemerkosaan akan lebih memilih untuk diam kemudian bunuh diri. Namun tidak dengan perempuan buta huruf ini. Meski beliau bukan termasuk perempuan yang berpendidikan namun tidak menghalangi niatnya untuk bangkit melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak serta kehormatan diri, keluarga dan perempuan pada umumnya. Beliau mempunyai cita-cita mulia yaitu memberikan pendidikan dan pengobatan gratis kepada warga di desanya terutama perempuan agar tidak mengalami kesialan seperti dirinya. Beliau ingin memberantas kebodohan dan  penindasan di desanya. Kisah MM ini juga telah terangkum dalam film dokumenter tentang kekerasan seksual di Pakistan dengan judul “Land, Gold and Women”.    


      Berikut hasil perjuangan panjang MM dan beberapa apresiasi untuk beliau. Pada tanggal 5 Juli 2002 MM menerima uang kompensasi sebesar USD 8.200 dari pemerintah Pakistan. Dengan uang itu MM mendirikan pusat perlindungan dan pendidikan bagi perempuan “The Mukhtar Mai Womens’s Welfare Organization”. Tanggal 2 Agustus 2005 pemerintah Pakistan menganugerahi medali emas Fatima Jinnah atas keberanian dan keteguhan MM. 2 November 2005 Majalah AS “Glamour” menjuluki MM sebagai “Woman of The Year”. Tanggal 2 Mei 2006 di markas PBB MM menyampaikan pesan pada dunia bahwa seseorang harus berjuang demi hak mereka dan hak geerasi berikutnya. Bulan Desember 2006 MM dinobatkan sebagai salah satu dari 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia versi Majalah “TIME”. Atas kontribusi MM terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) pada Maret 2007 Dewan Eropa menghadiahinya Nourth-South Prize (2006).

        Di bawah ini saya sajikan juga beberapa kutipan yang saya ambil dari buku “Atas Nama Kehormatan” agar dapat memberikan inspirasi pada kita semua utamanya para perempuan. :)

“Kepercayaanku pada keadilan Tuhan mungkin lebih besar dari rasa percayaku pada keadilan manusia.” (MM)

“Kau takut pada setiap orang dan setiap hal. Jika kau terus bersikap seperti itu maka kau tak akan pernah berhasil. Kau harus menghadapi masalahmu sendiri.” (Naseem Akhtar)

“Ketidaksukaan laki-laki atas intelegensi yang dimiliki perempuanlah yang menjadi faktor tersingkirnya perempuan.” (MM)

“Perempuan harus menemukan pemahaman diri sendiri sebagai manusia juga menghormati diri sendiri sebagai seorang perempuan.” (MM)

“Aku percaya Tuhan, aku mencintai desaku, negaraku. Aku ingin mengubah keadaan negeri ini, membantu seluruh korban pemerkosaan dan generasi anak-anak perempuan di masa depan.” (MM)

“Apakah menjadi suatu dosa di negara jika seseorang dilahirkan miskin dan sebagai seorang perempuan?” (Mera Kya Kasur)

“Seseorang tidak seharusnya merasa bersalah atas kejahatan orang lain.” (Mera Kya Kasur)

“Hanya perempuan yang dapat mengerti betapa hancurnya, secara fisik dan psikologis, seorang perempuan setelah mengalami pemerkosaan...” (MM)

“Aku bukan hanya berjuang untuk diriku sendiri tapi juga untuk seluruh perempuan yang telah dihina atau diabaikan...” (MM)

“Kehormatan sejati tanah kelahiranku adalah memberikan kesempatan kepada perempuan, baik yang berpendidikan maupun yang buta huruf untuk menyuarakan protes demi menentang ketidakadilan yang dialaminya.” (MM)

"Jika kehormatan laki-laki terletak pada perempuan, lalu mengapa laki-laki ingin memperkosa atau membunuh kehormatan tersebut?” (MM) 


Saturday, 24 January 2015

KECERDASAN EMOSIONAL



      Mampu menguasai emosi, seringkali orang menganggap remeh masalah ini. Padahal kecerdasan otak saja tidak cukup mengantarkan seseorang mencapai kesuksesan. Justru pengendalian emosi yang baik menjadi faktor penting penentu kesuksesan hidup seseorang. 
Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran mental dari seseorang yang cerdas dalam menganalisa, merencanakan dan menyelesaikan masalah; mulai dari yang ringan hingga kompleks. Dengan kecerdasan ini, seseorang bisa memahami, mengenal dan memilih kualitas mereka sebagai insan manusia. Orang yang memiliki kecerdasan emosi bisa memahami orang lain dengan baik dan membuat keputusan dengan bijak. Lebih dari itu, kecerdasan ini terkait erat dengan bagaimana seseorang dapat mengaplikasikan apa yang ia pelajari tentang kebahagiaan, mencintai dan berinteraksi dengan sesamanya. Dia pun tahu tujuan hidupnya dan akan bertanggung jawab dalam segala hal yang terjadi dalam hidupnya, sebagai bukti tingginya kecerdasan emosi yang dimilikinya.

     Kecerdasan emosi lebih terfokus pada pencapaian kesuksesan hidup yang tidak tampak. Kesuksesan bisa tercapai ketika seseorang bisa membuat kesepakatan dengan melibatkan emosi, perasaan dan interaksi dengan sesamanya. Terbukti, pencapaian kesuksesan secara materi tidak menjamin kepuasan hati seseorang. 

Di tahun 1990, Kecerdasan Emosi atau disebut EQ, dikenalkan melalui pasar dunia. Dinyatakan bahwa kemampuan seseorang untuk mengatasi dan menggunakan emosi secara tepat dalam setiap bentuk interaksi lebih dibutuhkan daripada kecerdasan otak (IQ) seseorang.

      Sekarang mari kita lihat, bagaimana emosi bisa mengubah segala keterbatasan menjadi hal yang luar biasa. 

      Seorang miliuner kaya di Amerika Serikat, Donald Trump adalah contoh apik dalam hal ini. Di tahun 1980 hingga 1990, Trump dikenal sebagai pengusaha real estate yang cukup sukses, dengan kekayaan pribadi yang diperkirakan sebesar satu miliar US dollar. Dua buku berhasil ditulis pada puncak karirnya, yaitu "The Art of The Deal dan Surviving at the Top". Namun jalan yang dilalui Trump tidak selalu mulus. Ingat depresi yang melanda dunia di akhir tahun 1990? Pada saat itu harga saham properti pun ikut anjlok dengan drastis. Hingga dalam waktu semalam, kehidupan Trump menjadi sangat berkebalikan. Trump yang sangat tergantung pada bisnis propertinya ini harus menanggung hutang sebesar 900 juta US Dollar! Bahkan Bank Dunia sudah memprediksi kebangkrutannya. Beberapa temannya yang mengalami nasib serupa berpikir bahwa inilah akhir kehidupan mereka, hingga benar-benar mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.


 Di sini kecerdasan emosi Trump benar-benar diuji. Bagaimana tidak, ketika ia mengharap simpati dari mantan istrinya, ia justru diminta memberikan semua harta yang tersisa sebagaiganti rugi perceraian mereka. Orang-orang yang dianggap sebagai teman dekatnya pun pergi meninggalkannya begitu saja. Alasan yang sangat mendukung bagi Trump untuk putus
asa dan menyerah pada hidup namun itu tidak dilakukannya.

Trump justru memandang bahwa ini kesempatan untuk bekerja dan mengubah keadaan. Meski secara finansial ia telah kehilangan segalanya, namun ada intangible asset yang tetap dimilikinya. Ya, Trump memiliki pengalaman dan pemahaman bisnis yang kuat, yang jauh lebih berharga dari semua hartanya yang pernah ada.
  
  Apa yang terjadi selanjutnya?
   Enam bulan kemudian Trump sudah berhasil membuat kesepakatan terbesar dalam sejarah bisnisnya. Tiga tahun berikutnya, Trump mampu mendapat keuntungan sebesar US$3 milliar. Ia pun berhasil menulis kembali buku terbarunya yang diberi judul "The Art of The Comeback". Dalam bukunya ini Trump bercerita bagaimana kebangkrutan yang menimpanya justru menjadikannya lebih bijaksana, kuat dan fokus daripada sebelumnya. Bahkan ia berpikir, jika saja musibah itu tidak terjadi, maka dia tidak akan pernah tahu teman sejatinya dan tidak akan menjadikannya lebih kaya dari yang sebelumnya.

“Kecerdasan emosi memberikan seseorang keteguhan untuk bangkit dari kegagalan, juga mendatangkan kekuatan pada seseorang untuk berani menghadapi ketakutan.”

Berikut Tips Cara Mengasah Kecerdasan Emosi:
1. Selalu hidup dengan keberanian. 
    Latihan dan berani mencoba hal-hal baru akan memberikan beragam pengalaman dan membuka pikiran dengan berbagai kemungkinan lain dalam hidup. 
2. Selalu bertanggung jawab dalam segala hal. 
    Ini akan menjadi jalan untuk bisa mendapatkan kepercayaan orang lain dan mengendalikan kita untuk tidak mudah menyerah. "Being accountable is being dependable." 
3. Berani keluar dari zona nyaman. 
    Mencoba keluar dari zona nyaman akan membuat kita bisa mengeksplorasi banyak hal. 
4. Mengenali rasa takut dan mencoba untuk menghadapinya.
    Melakukan hal ini akan membangun rasa percaya diri dan dapat menjadi jaminan bahwa segala sesuatu pasti ada solusinya. 
5. Bersikap rendah hati. 
    Mau mengakui kesalahan dalam hidup justru dapat meningkatkan harga diri kita.

     So, yuk belajar menguasai kecerdasan emosi karena mengendalikan emosi merupakan salah satu faktor penting yang bisa mengendalikan kita menuju sukses dan juga menikmati warna-warni kehidupan. :)




[Sumber: AsianBrainNewsletter.com oleh Anne Ahira]



"Siapapun bisa marah. Marah itu mudah. Tetapi marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar dan dengan cara yang baik, bukanlah hal mudah."
 (The Nicomachean Ethics by Aristoteles)

“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu  maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya ALLAAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. At-Taghaabun: 14 )

“Tetapi orang yang bersabar dan mema'afkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.”
(QS. Asy-Syuura: 43 )
   
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.”
(QS. Al-Furqaan: 63)
 

Thursday, 2 October 2014

BERANI BERMIMPI DAN MEWUJUDKANNYA

     Kali ini saya akan berbagi cerita tentang seorang Internet Marketer sukses yang juga pendiri sekaligus CEO Asian Brain bernama Anne Ahira. Ini tentang perjalanannya ke Korea Selatan. Yuk disimak!


   Sejak kecil saya selalu ingin berkelana. Saya ingin terbang, tinggi, bebas, lepas, seperti burung. Lalu akhirnya dengan menjadi seorang internet marketer saya bisa mendapatkan apa yang saya inginkan, pergi melanglang buana ke banyak negara.
                                                
   Hari pertama  saya menginjakan kaki di Seoul, saya berkata, "Kaki, hari ini kamu jadi Raja. Saya akan mengikuti segala keinginanmu silahkan kamu berjalan ke mana pun kamu mau saya akan mengikutimu!" Itu memang kata-kata yang sering saya lontarkan setiap kali saya pergi ke luar negeri. Berkomunikasi dengan kaki, memang konyol kedengarannya tapi saya tidak mengada-ada bahwa yang sering terjadi malah hal yang saya anggap luar biasa. Ketika saya memberi kaki keleluasaan untuk membawa saya ke manapun dia mau dan tanpa peta, dia sering membawa saya ke tempat-tempat yang pernah saya impikan dari dulu! Aneh? Memang, tapi nyata! Sepertinya kaki ini tahu apa keinginan saya waktu dulu dan dia menyimpannya di 'memori kaki' hingga akhirnya dia membawa saya ke sana. :D
 
    Ceritanya dulu, ketika kecil saya senang sekali nonton film kungfu. Saya masih ingat dibelikan sepatu kungfu oleh mama saya dan selalu saya pakai setiap hari tanpa mau dilepas. Saat itu saya membayangkan saya adalah bagian dari sebuah kerajaan kuno dan tinggal di tempat Raja. Setiapkali sebelum tidur, saya suka ngomong  sendiri 'cang cing cong' membayangkan saya sedang ngobrol dengan sekumpulan prajurit raja dan saya adalah Ratu mereka atau salah satu pendekar dari kerajaan mereka.

   Kembali ke perjalanan...

     Hari pertama saat saya tiba di Seoul, saya memutuskan untuk jalan-jalan sore. Sampai saya tiba di sebuah persimpangan jalan. Mata saya sebenarnya melirik ke sebelah kanan, karena di seberang sana terlihat ada pameran dan kelihatannya cukup ramai. Tapi justru kaki mengajak saya untuk terus berjalan ke arah yang berlawanan (ke arah kiri)! Waktu saya lihat, di sebelah kiri itu tidak ada apa-apa! Tapi saya pikir saya tidak mau berkhianat. Hari ini kaki menjadi Raja, jadi saya ikuti saja keinginanan dia daripada keinginan mata.  
Setelah berjalan beberapa saat, tiba-tiba saya mendengar suara tetabuhan, “Dung...Dung...Dung...Dung....” dan suara itu datangnya persis dari arah di mana kaki saya mengajak saya untuk berjalan! Dalam hati saya bertanya,"Mau mengajak ke mana kamu kaki?" Saya ikuti suara itu, sesuai arah ke mana kaki ingin berjalan! Semakin keras suara tetabuhan itu terdengar, semakin kaki ini mengajak saya untuk berlari.

    Sampai akhirnya saya ada di tempat ini. Tempat yang pernah saya impikan waktu saya kecil dulu, di mana saya ingin berdiri di dekat sekumpulan prajurit Raja. 
Saya langsung terdiam, kaget, dan tercengang! Tubuh saya tiba-tiba terasa gemetar dan saya seperti melayang! Bagaimana kaki saya bisa membawa saya ke tempat ini tanpa rencana dan tanpa peta? Kota Seoul itu sangat luas tapi bagaimana kaki bisa mengajak saya untuk berjalan pertama kali ke tempat yang satu ini? Tempat yang pernah saya impikan dan mimpi itu telah menjadi kenyataan! 
Saya pun menangis. Saya menangis sebagai tanda syukur kepada Yang Maha Kuasa. DIA begitu mencintai saya. Segala mimpi saya selalu DIA kabulkan. Mimpi saya sekecil apapun, meski saya harus menunggu selama 20 tahun, tapi DIA mengabulkannya! 
Untuk kebanyakan orang mungkin melihat pemandangan itu merupakan hal biasa, tapi bagi saya itu luar biasa. Karena pemandangan yang saya lihat waktu itu persis sama seperti yang ada dalam bayangan saya dulu!
 
       Ketika kecil saya pernah menggunting sebuah foto untuk kemudian saya perbanyak foto itu dengan cara diphotocopy (karena tidak punya uang) lalu saya tempelkan foto tersebut pada gambar kota-kota di dunia. Saya bilang kepada mama saya, "Suatu saat saya akan keliling dunia". Setiap orang yang masuk ke kamar saya waktu itu pasti tertawa karena mereka melihat foto saya yang berbentuk photocopy tertempel di mana-mana.  Ya, saya tempelkan satu per satu foto saya pada gambar yang berbeda yaitu kota-kota dunia yang saya ambil dari potongan kalender. Setiap malam sebelum pergi tidur saya selalu pandangi gambar itu satu persatu. Mengkhayal, “Oh iya..ya.. saya tadi sudah dari sana". 
Konyolnya lagi, ketika kecil saya juga sering menulis surat ke Kedutaan Besar setiap negara, minta informasi tentang negara-negara mereka, seolah-olah saya mau pergi ke negara mereka bulan depannya! “Tolong Pak, kirimkan segera informasi tentang negara Anda, berikut peta-petanya ya karena saya mau kesana." :D

   Secara logika, siapapun waktu itu mungkin berfikir "Bagaimana bisa seorang Ahira keliling dunia? Ibunya hanya seorang penjual pisang goreng keliling, bapaknya buruh pabrik biasa yang juga punya kerja tambahan sebagai sopir angkot."

Tapi percayakah jika saya katakan semua kota/ negara yang gambarnya pernah saya tempel dulu akhirnya semuanya bisa saya kunjungi!

   Saya pergi bukan dapat ongkos dari orang lain melainkan dari hasil keringat dan kerja keras sendiri, yaitu dari usaha saya menjalankan Internet Marketing. Kalau dulu hanya angan-angan, sekarang saya bisa pergi kapan pun dan ke manapun saya mau. Setiap berkelana, saya selalu menginap di hotel bintang 5, menikmati pemandangan yang luar biasa dan masih banyak lagi. Anehnya, tidak jarang setiap kali saya pergi ke suatu negara, saya sering punya perasaan, sepertinya saya sudah pernah ke sini? Mungkin karena saya pernah memimpikannya dulu?
Entahlah, yang jelas saya memang tidak pernah punya keraguan sedikitpun saat saya bermimpi. Saya selalu membiarkan mimpi saya mengalir apa adanya, tidak pernah ada penolakan dalam pikiran hingga semua itu benar-benar datang dan menjadi kenyataan!

   Nah, pelajaran apa yang bisa kita ambil dari pengalaman di atas? 
Anne Ahira menuliskannya dalam satu kalimat,
"Masa depan adalah milik siapa yang percaya pada keindahan mimpi mereka!"

Semoga pengalaman Anne Ahira tsb dapat menjadi inspirasi kita ya... :)

RELATED POSTS:
HARAPAN
KECERDASAN EMOSIONAL
PERCAYA DIRI
CIPTAKAN KEBERUNTUNGAN
KELUAR DARI ZONA NYAMAN
KESUKSESAN SEJATI
BAHAGIA


[Sumber: AsianBrainNewsletter.com oleh Anne Ahira]



“Ibrahim berkata, ‘Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat.’ ”
(QS. Al Hijr: 56)

“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepadaKU niscaya akan AKU perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembahKU akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina’”.
(QS. Al-Mu’min: 60)